Kata Sambutan

Harijadi Soedarjo messagePara Pemegang Saham yang terhormat,

Tahun 2012 adalah tahun yang penuh tantangan dan patut disyukuri bahwa Perseroan tetap mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan terus meningkatkan produksi dan dalam jalur yang tepat untuk terus mengembangkan lahan perkebunan Perseroan yang akan menjamin pertumbuhan di masa mendatang.

Penghargaan dari majalah Forbes Asia sebagai salah satu perusahaan terbaik dari 200 perusahaan terbaik di Asia dengan aset dibawah USD 1 miliar merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Perseroan, sehingga meningkatkan kredibilitas Perseroan di Asia dan Indonesia khususnya.

Perseroan juga telah menyelesaikan pembangunan pabrik karet remah di Kalimantan Selatan pada akhir tahun 2012 dengan kapasitas produksi 3 ton/jam. Dengan penambahan pabrik baru ini, akan menciptakan pertumbuhan produksi dan kinerja operasional serta keuangan di masa mendatang.

Untuk mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan, Perseroan terus akan memperluas area tanamannya melalui adanya penanaman baru sekitar 5.650 ha di tahun 2012, terdiri dari 2.000 ha untuk tanaman kelapa sawit dan 3.650 ha tanaman karet. Dengan penanaman tersebut, luas tertanam di tahun 2012 untuk kebun karet dan kelapa sawit adalah masing-masing 13.140 ha dan 23.088 ha. Selain itu, kebijakan Perseroan untuk melakukan replanting 2-3% setiap tahun untuk tanaman karet memastikan komposisi tanaman karet, baik yang menghasilkan maupun yang belum menghasilkan, tetap terpelihara.

Pertumbuhan di sektor keuangan juga terus kami pertahankan walaupun kondisi pasar komoditas karet dan minyak kelapa sawit sedang dalam masa yang kurang menguntungkan. Pendapatan bersih konsolidasi Perseroan mengalami kenaikan sebesar 5% dari Rp 647 milyar di 2011 menjadi Rp 682 milyar di 2012. Kondisi pasar komoditas karet yang kurang menguntungkan bagi Perseroan membuat Laba Bersih Perseroan di tahun 2012 tertekan sehingga mengalami penurunan 17% dibandingkan laba bersih tahun 2011.

Dikarenakan porsi penjualan karet Perseroan masih mendominasi porsi penjualan bersih konsolidasi Perseroan yaitu sebesar 47%, penurunan harga jual rata-rata karet sebesar 25% dari Rp 41.200/kg di tahun 2011 menjadi Rp30.800/kg di tahun 2012 membuat target laba bersih setelah pajak Perseroan lebih rendah 17% dibandingkan prediksi awal tahun yaitu sebesar Rp 182 miliar.

Walaupun kinerja keuangan perseroan sedikit mengalami penurunan yang diakibatkan oleh turunnya harga komoditas, Perseroan tetap menjaga pertumbuhan produksi yang berkesinambungan. Produksi minyak kelapa sawit meningkat sebesar 69% dari 27.411 ton di 2011 menjadi 46.298 ton di 2012, sedangkan produksi karet sedikit mengalami penurunan sebesar 2 % dari 10.575 ton di 2011 menjadi 10.354 ton di 2012. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan pembelian kepada pihak ketiga sebesar sekitar 5% jika dibandingkan dengan pembelian kepada pihak ketiga di tahun 2011.

 

read more